Saturday, May 7, 2011

Selepas Lebih Setahun Ditinggalkan...Blog Saya




Hmmm...



Dah terlalu lama ruang ini ditinggalkan. Tabik dengan rakan-rakan lain - Yong dengan coretan kehidupan yang selalu menghiburkan hati tetapi banyak pengajaran. Tahniah Yong! Lepas ni ada cerita tentang Aleesya pulak!; Yam, penulisan yang cukup ringkas tetapi mendalam; Diana, Anis & Dila - rakan-rakan yang kembali menyumbang bakti di fakulti...he!he! pasti kenangan lalu mengusik jiwa dan Zurin yang baru kehilangan ibunya .....habis sahaja membaca blog Zurin inilah terus teringat pada blog saya yang dah lama 'terendam' ini. Terima kasih Zurin...kerana mengingatkan saya semula pada 'hutang lama' saya ini.



Blog bukan hanya tempat untuk kita membuat coretan kehidupan semata-mata...betapa ia merungkai diri kita sedalam-dalamnya - betapa mendalamnya nilai sentimental, insaniah, intelektual, kejujuran diri malah karekter humor diri sendiri yang sebelumnya tidak kita sedari.Sepertimana dahulu, sebuah diari merakamkan kehidupan kita...yang kini diari lebih banyak ditulis tentang waktu temujanji atau tugasan pejabat yang berderet menunggu untuk diselesaikan. 10 tahun lagi, bila kita kembali membaca blog yang ditulis, tiada kesalan rasa di hati biarpun penulisan blog menuntut masa dan disiplin daripada penulisnya. Sebaliknya, kita akan tersenyum sendiri bila membaca semula kenangan yang mencuit hati, rasa penuh keinsafan dan pengajaran pada kenangan pahit - juga bersyukur kerana telah berjaya melepasi waktu kesusahan itu; manakala ilmu berguna yang dikongsi dalam blog dan diamalkan oleh orang yang membacanya - akan membantu kita di akhirat, InsyaAllah...



Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah S.A.W. telah bersabda : "Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam : 1. Sedekah yang berjalan terus (Sedekah Amal Jariah) 2. Ilmu yang berguna dan diamalkan. 3. Anak yang soleh yang mendoakan baik baginya.



Asalnya, tujuan blog ini diwujudkan bagi berkongsi pandangan dan pengetahuan tentang dunia kepustakawanan dan yang sewaktu dengannya...dan hari ini tujuannya masih lagi sama. Teruja sebenarnya bila melayari blog pustakawan atau profesional maklumat di luar negara mahupun sebarang maklumat yang menarik daripada apa jua sumber. Ada sahaja yang akan saya 'attach'kan bersama kandungan emel rasmi saya terutamanya kepada semua anggota 'T-Team' u-Pustaka ataupun kepada bos-bos mereka. Saya inginkan mereka mendapat tambahan inspirasi dan semangat tinggi lebih-lebih lagi perkhidmatan u-Pustaka (http://www.u-pustaka.gov.my/) ini menuntut perhatian yang besar daripada mereka dan u-Pustaka adalah satu inisiatif yang memperkenalkan gaya hidup baru kepada rakyat di negara kita ini. Besar cabarannya menggerakkan inisiatif ini...bermula daripada 'groundwork' sehinggalah pelaksanaannya, terlibat dengan segala peringkat 'stakeholder' dari pihak swasta hingga ke peringkat kerajaan - kalau dulu di UiTM, fokus adalah kepada latihan & R&D tetapi u-Pustaka menuntut segala-galanya!



Ya, kepada yang telah melayari portal u-Pustaka ia belumlah lagi 100% sempurna apatah lagi ia merupakan projek perintis. Maka itulah segala pandangan anda terhadap portal ini amatlah saya hargai. Portal inilah merupakan saluran kepada perkhidmatan u-Pustaka yang dibina menjadi satu ekosistem yang agak kompleks. Agak kompleks kerana ia melibatkan integrasi dengan Poslaju bagi penyediaan penghantaran buku terus ke rumah, menggabungkan 7 sistem automasi perpustakaan yang berbeza; memanfaatkan Katalog Induk Kebangsaan (KIK), menggunakan sistem pembayaran tanpa tunai; memperkenalkan keahlian secara gabungan dan menggunakan teknologi RFID UHF (Ultra High Frequency) yang mana perpustakaan di Malaysia kebanyakannya didominasi oleh RFID HF. Lebih dari itu, ia berupaya mempertingkatkan lagi kredibiliti dan pandangan masyarakat kepada imej profesion kepustakawanan yang selama ini 'terselindung' di sebalik timbunan buku dan majalah yang menunggu untuk dikatalog.Kepada para pelajar baik di sekolah mahupun di universiti, perpustakaanlah tempat mereka 'bernaung' setiap ketika; tetapi malangnya setelah memasuki alam pekerjaan - perpustakaan seperti tiada lagi mendapat ruang di hati mereka. Kenapa ya...bukankah buku-buku di perpustakaan itu juga yang menyumbang kepada kejayaan mereka? Keadaan inilah yang terjadi di Singapura sebelum mereka gah dengan kecemerlangan National Library Board of Singapore (NLB) di mata dunia yang berupaya menjadikan perpustakaan sebagai nadi kepada segala-galanya kehidupan di Singapura baik sosial mahupun ekonomi. (http://infopedia.nl.sg/articles/SIP_435_2005-01-17.html)



Kita di Malaysia...masih belum terlambat untuk menjadi seperti mereka!



I am now reading...



The Quintessential Man : the story of Tan Sri Azizan Zainul Abidin by Azam Aris



Lessons learned : TSAZA - a man of high integrity.
Pg. 78 : ...Azizan continued to live in the same house in Bukit Segambut where the country who' who assembled some 30 years later. Mahathir was rather taken aback when he finally visited the Bukit Segambut home..."I was surprised when he died to find where he resided (in Segambut) and his house itself is not typical of some rich people's" were Mahathir's final words on his No. 1 aide.



Quote of the day : The best thing in library is...librarian! ~from Anonymous


Monday, February 22, 2010

The beginning...

At last...my first entry is here!

This 'knowledge space' is dedicated to a special person who always inspire me with the unconditional passion for libraries and books where knowledge and wisdom meets - you know who you are! A piece of hope that it will give benefits and motivates all great supporters in libraries and information world regardless of who they are...information professionals, library staff, avid readers or who ever could be dropping by to read what this column is all about.
How libraries came into my world...
Library has already 'occupied' a soft spot in my life eversince the kindergarten years. Reading books on Nancy Drew and Hardy Boys mystery cases plus Tintin's adventures with his cute Snowy has made
me - a small figure kid that could only reach the second level of the shelves to stand still for hours standing beside the library shelves searching for these books at each time i visited my hometown public library. Whenever i saw any book fall down or unnicely put on the shelves, immediately it will be arranged accordingly to the right position or location - yes that was me at the age of six who never thought that one day i will put my heart and soul in the world of library and information science arranging the 'right knowledge, for the right person at a right time with a right purpose'...
Today, the spirit of enthusiasm towards books and libraries have nurtured me to become a 'story teller' by sharing any 'real case' on libraries, books or a person that have changed the knowledge scenario into a better place.





My library of today...
Bibliotheca Alexandrina, Egypt
- interesting projects/facts:
'Hole in the Wall' - The idea was initiated in India by Hole In the Wall Education Limited (HIWEL), where free Internet street kiosks were provided in rural areas for children who were unfamiliar with computers and the Internet. It was observed that, even in the absence of any direct input, mere curiosity led groups of children to explore, which resulted in learning. This led to the belief that any learning environment that provides an adequate level of curiosity and motivation can promote learning in groups of children, with no intervention from adults. It was further proven that it is possible to install a computer, connect it to the Internet, and keep it in working condition in any outdoor environment despite heat or dust, etc. more... (source : http://www.bibalex.org/)

I am now reading...
Quote of the day... "A library is the delivery room for the birth of ideas, a place where history comes to life" ~ Norman Cousins (1915-90, American editor and author - thanks to answers.com)